Katakan perpisahan, jangan,
embun waktumu sementara,
tapi daun menjagamu, akan,
upayanya genggam dirimu.
Tapi, ujarmu, harapku
rawan hilanglah pedih
ini,
sebab telah aku dengar
dari saudaraku sebuah kabar,
bahwasanya ajarku sementara.
Ajar lelagu embun padamu, daun.
Jangan cintai aku yang fana;
itu bakal membuat jatuhku,
pergiku, lebih mudah.
24.5.2014.
Pangkalpinang
Diragukan apakah pantas puisi ini teruntuk kamu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar