YayBlogger.com
BLOGGER TEMPLATES

Jumat, 23 Mei 2014

Ragu, Sepi, dan Malu Berpadu

Ragu dalam diriku bergetar
layak embun yang menunggu diantar
menuju tanah ia kelak hilang.

Sepi dalam diriku berteriak
layak burung yang dikungkung
dan akan terbang menuju gunung.

Malu dalam diriku merekah
wajahku dapati sang elok, merah
mewarnai pipiku sebab
aku merasa cinta kepada kedip matamu
aku merasa cinta kepada embus napasmu
tapi malu yang ditemukan aku.
Mengulurku menjauh dari hadirmu
padahal aku mencintaimu.

Teruntuk kamu.
22.05.2014
Di atas kursi hijau, menulis puisi dan meratapi kekalahan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar